Margin Calculator: Hitung Profit, Margin, Markup, dan Harga Jual Online Gratis




Jualan di Indonesia agaknya semakin ke sini makin miris ya. Keadaan politik yang gak jelas gini, bisa ngebuat banyak usaha gulung tikar.

Sebenernya kebanyakan orang pingin banget buka usaha, males banget kalau kerja untuk orang. Alhasil jualan yang dipilih. Namun, masihkah relevan di masa yang bisa dikatakan panceklik ini?

Ada orang yang jualan, untung sih tapi marginnya kecil. Bahkan malah merugi. 

Ada pula yang mengira kalau margin dan markup harga itu sama. Padahal yaa, dari namanya aja udah beda.

Maka dari itu, di sini kita akan mengulik Margin Calculator.

Mudahnya, kita hanya memasukan modal dan harga jual di bawah ini. Nanti sistem akan menghitung profit, margin, dan markup secara otomatis.

Margin Calculator

Profit : -

Profit Margin : -

Markup : -


Di atas adalah tool yang dapat menghitung margin secara otomatis. Langkahnya sebagai berikut:

  • Isi harga modal
  • Isi harga jual
  • Klik Calculate
  • Lihat hasilnya
Gimana, sudahkah okee????

Secara teori margin adalah persentase keuntungan yang dihitung dari harga jual. Jadi margin ini nunjukin berapa persen sih uang yang diterima yang benar benar menjadi keuntungan.

Banyak orang salah paham mengenai margin dan markup. Orang mengira ya keduanya sama, lantaran dua-duanya adalah hasil dari selisih penjualan.

Akan tetapi, jika menilik lebih lanjut, markup itu dihitung dari modal loh. Sementara itu, margin dihitung dari harga jual.

Dari definisi tersebut sungguh berbeda, maka dasar perhitungannya juga berbeda. Alhasil nilai keduanya juga berbeda.

Dalam perdangan, margin ini penting loh. Jangan anggap sepele dan dengan hanya menentukan markupnya saja, kita bisa benar-benar mengusai teknis ini.

Ada beberapa manfaat dari margin, di antaranya:

  • Menentukan harga jual
  • Menjaga keuntungan
  • Membandingkan produk
  • Evaluasi bisnis
  • Negosiasi dengan supplier

Rumus Menghitung Margin dan Markup

Setelah kita tahu prinsip menentukan margin dan markup, kita perlu untuk mengetahui rumusnya.

Meskipun kita sudah memiliki calculator yang secara otomatis dapat menghitung nilainya, tetapi kita perlu mendalaminya secara manual. Kalau orang-orang bilang biar ngelotok.

Kita bedah prinsipnya.

Secara prinsip, Margin diperoleh dari persentase profit dibanding harga jual. Sementara, Markup diperoleh dari persentasi profit dibanding harga modal.

Misalkan, 
MG= Margin
MK= Markup
P = Profit
HJ= Harga jual
HM= Harga modal

Maka,
P= HJ-HM

Sehingga,
MG = P/HJ x 100%
MK = P/HM x 100%

Contoh Perhitungan Manual

Setelah tahu rumusnya, kita coba masukan angka-angkanya ya

Misalkan,

Modal = 100.000
Harga Jual = 150.000
Maka, 
Profit = 150.000 - 100.000 = 50.000
Sehingga, 
Margin = 50.000/150.000 x 100% = 33,33%
Markup = 50.000/100.000 x 100% = 50%

Kesalahan yang Sering Terjadi

Banyak orang yang menganggap bahwa margin adalah markup. Ini adalah kesalahan besar yang dapat mengakibatkan kerugian bila tidak di atasi.

Di sisi lain, kebanyakan orang hanya fokus di margin dan markup. Malahan biaya operasional luput dari perhitungan. 

Padahal, biaya operasional adalah biaya yang cukup besar. Ini memang tidak terlihat sehingga perlu dipasang pengaman sebelum melakukan perdagangan.

Adapu orang-orang hanya menentukan harga berdasarkan kompetitornya. Alih alih memperhatikan margin dan markup, langsung tancap saja mengikuti harga kompetitor. 

Perlu dipertimbangkan juga mengenai harga diskon loh. Ini poin yang cukup penting karena melibatkan marketing. Tak kalah juga, biaya pajak yang bersembunyi di balik semua itu.

Kalau kita rangkup, sebagai berikut:

  • Margin tidak sama dengan Markup
  • Lupa menentukan biaya operasional
  • Menentukan harga hanya menguikuti kompetitor
  • Tidak menghitung diskon
  • Tidak memperhitungkan pajak

FAQ

Margin itu apa? 
Margin adalah persentase dari profit dibandingkan dengan harga jual. Nilai ini menunjukan seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari setiap penjualan setelah dikurangi harga modal. Semakin tinggi margin, semakin besar porsi keuntungan yang diterima dari setiap transaksi.

Margin dan markup bedanya dimana?
Margin itu dibandingkan dengan harga jual sementara markup dibandingkan dengan harga modal. Karena menggunakan perhitungan yang berbeda, maka untuk transaksi yang sama tidak akan memiliki nilai yang sama.

Margin yang bagus berapa?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua bisnis karena setiap industri memiliki struktur biaya yang berbeda. Namun, secara umum margin di atas 20% sering dianggap cukup sehat untuk banyak usaha kecil dan menengah. Bisnis dengan biaya operasional tinggi, mungkin memiliki margin yang lebih rendah, sementara produk bernilai tambah tinggi bisa memiliki margin yang jauh lebih besar.

Bagaimana menentukan harga jual?
Jika kamu ingin memiliki target terntentu, harga jual dapat dihitung menggunakan rumus berikut.

Harga Jual = Harga Modal / (1 - Margin)

Sebagai contoh, jika harga modal 100.000 dan kamu menginginkan margin 30%, maka harga jual yang disarankan kurang lebih 142.857

Apakah calculator ini gratis?

Tentunya, margin calculator di PascaLab dapat digunakan secara otomatis tanpa perlu mendaftar atau mengunduh aplikasi. Kamu cukup memasukan harga modal dan harga jual, lalu hasil perhitungan profit, margin, dan markup akan muncul secara otomatis.


Apakah Hasil Perhitungannya Akurat?

Ya. Selama data harga modal dan harga jual yang dimasukkan benar, hasil perhitungan akan mengikuti rumus margin dan markup yang umum digunakan dalam bisnis. Namun, perlu diingat bahwa perhitungan ini belum memperhitungkan biaya lain, seperti ongkos kirim, pajak, biaya administrasi, atau biaya operasional.


Dengan adanya artikel ini, diharapkan teman-teman yang ingin masuk ke dunia perdagangan mampu menentukan margin, markup atau menentukan harga jual tanpa menghitung manual.

Posting Komentar

0 Komentar